usaha kuliner
Sinergi | Usaha
Kuliner | Makanan Minuman | Tips Usaha } Tips Bisnis 

Hai Sahabat Sinergi, Apakah bisnis yang kamu miliki termasuk bisnis kuliner? Atau kamu sedang ingin memulai membuka bisnis kuliner? 

Jika kamu sedang ingin memulai bisnis makanan atau kuliner, beberapa hal berikut ini dapat kamu perhatikan agar bisnis kamu berhasil dan efektif :

1. Modal Awal Usaha

Modal usaha tidak dipungkiri merupakan hal yang wajib diperhatikan terutama saat memulai usaha termasuk usaha kuliner.

Jika kamu tidak mempunyai modal yang cukup, ada banyak cara untuk menutupi kekurangan modal, misalnya mencari rekanan yang bisa diajak kerja sama, meminjam ke koperasi atau bank melalui penyaluran kredit usaha rakyat (KUR) untuk pelaku UKM.

2. Lokasi Usaha

Menentukan lokasi usaha yang strategis, banyak dikunjungi atau dilewati banyak orang adalah wajib dilakukan. Saat menentukan lokasi usaha kamu juga harus memperhitungkan modal yang akan dikeluarkan. 

3. Menu dan Promosi Usaha

Sebelum memulai usaha, sebaiknya kamu melakukan penelitian terlebih dahulu tentang menu yang beredar di pasar. Kemudian, pilihlah menu yang belum banyak dijual agar mengurangi tingkat persaingan. Namun, pilihan menu tersebut harus disesuaikan dengan target pasar atau konsumen. 

Promosi dari mulut ke mulut hingga saat ini tetap menjadi andalan promosi usaha kamu ke banyak orang. Ini berhasil jika kamu bisa memuaskan konsumen dan nantinya mereka pun bisa menjadi pelanggan setia.

Selain itu saat ini juga sudah banyak media promosi lain yang juga efektif, contohnya media sosial.

4. Sumber Daya Manusia (SDM)

Sumber Daya Manusia yang dimaksudkan disini tentunya karyawan atau seluruh orang yang menjalankan operasional usaha.

Idealnya, karyawan terbagi ke dalam kelompok tukang masak, pelayan, dan kasir. Namun, bila usaha tergolong kecil, seorang asisten yang dapat mempermudah pekerjaanmu itu saja sudah cukup.

Jangan lupa untuk memperhatikan kesejahteraan karyawan dengan memberi gaji sepadan dan tepat waktu. Hal ini untuk menjaga kestabilan keterampilan dan kesiapan karyawan.

5. Perizinan Usaha

Demi keamanan dan kenyamanan usaha, pastikan kamu sudah mengurus surat izin usaha dari instansi pemerintahan atau pihak berwenang setempat.

Jika usaha semakin berkembang dan besar, ada baiknya segera mengurus Nomor Pokok Wajib pajak (NPWP) bagi usahamu, mengurus perizinan ke Kementerian Kesehatan, bahkan kalau bisa mengurus sertifikasi halal untuk semua produk usahamu ke Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Setelah kamu memahami apa saja yang perlu kamu perhatikan saat memulai usaha kuliner, maka kamu dapat memilih jenis usaha kuliner apa yang akan kamu ambil.

Itulah beberapa hal yang wajib kamu perhatikan ya Sahabat Sinergi agar usaha kamu tetap efektif dan sehat. 

Jangan lupa follow terus akun kami agar kamu bisa mendapat update informasi tips menarik lainnya