bisnis

brand switching
Sinergi | brand switching | konsumen | pelayanan konsumen | bisnis | brand 

Sahabat Sinergi, taukah kamu mengenai yang dimaksud brand switching? Perpindahan pengguna merek atau brand switching adalah sebuah kondisi di mana seorang pelanggan atau sekelompok pelanggan beralih dari merek produk yang selama ini digunakan ke merek lain dalam kategori produk yang sama.

Brand switching harus diantisipasi oleh pemilik merek produk, dengan serangkaian strategi untuk mempertahankan dan meningkatkan loyalitas pelanggan terhadap merek produk tersebut.

Namun kali ini kita akan bahas mengenai beberapa faktor yang mempengaruhi terjadinya brand switching :

  1. ketersediaan Produk

Apabila stok dari barang yang dicari seorang konsumen tidak tersedia, kemungkinan besar dia akan berpindah mencari merk lain dengan stok barang yang tersedia.

2. Faktor Promosi 

Perlukah Brand Media di Internet? - BPPTIK

Promosi yang menarik akan meningkatkan minat dan kepuasan pelanggan akan bertahan suatu merk.

3. Harga dan Persaingan Pasar

Pasar bisa saja berubah seiring berjalannya waktu. Pelayanan pasar seperti harga, layanan konsumen, stok barang, kualitas barang akan menjadi faktor penentu persaingan pada pasar. Jika suatu penjual atau market tidak mampu bersaing dalam berbagai hal tersebut, tentunya kemungkinan akan ditinggalkan oleh pelanggannya

4. Komitmen Pelanggan

Komitmen pelanggan terhadap merek suatu produk sangat penting untuk keberhasilan hubungan jangka panjang yang menciptakan pelanggan yang loyal.

Itulah sebabnya, penting bagi pemilik merek produk untuk membuat strategi guna membangun komitmen pelanggan agar tercipta hubungan emosi yang erat antara merek produk dengan pelanggannya.

Salah satunya adalah dengan pembentukan komunitas yang membangun citra positif merek dan penggunanya harus dibangun secara terus menerus, sehingga komitmen pelanggan akan bisa terjaga dengan baik.

5. Reputasi Brand

Reputasi yang baik dapat meningkatkan loyalitas pelanggan, sebaliknya reputasi yang buruk atau penurunan atas reputasi baik yang dimiliki akan menurunkan kepercayaan pelanggan.

6. Kebutuhan Konsumen

brand

Kebutuhan konsumen akan terus berubah seiring pola hidupnya dan juga mengikuti trend perkembangan jaman.

Pelanggan merasa merek produk yang selama ini di gunakan, sudah tidak cocok lagi atau tidak sesuai lagi dengan kondisi dirinya saat ini atau kondisi yang ingin ditampilkannya saat ini.

Sebagai contoh, ketika masih muda seseorang akan memilih mobil yang bersifat off road, tetapi setelah sekian tahun dan bertambah usianya, mungkin orang tersebut merasa lebih cocok  jika mengendarai mobil sedan.

Demikian informasi menarik mengenai faktor yang menyebabkan brand switching ya Sahabat Sinergi. Bagikan informasi ini dan selalu follow akun kami agar kamu mendapatkan informasi menarik terbaru lainnya.

Sinergi | pembukuan | kesalahan pembukuan | akuntansi | laporan pembukuan

Sahabat Sinergi, bagaimana kondisi keuangan bisnis kamu? Semoga selalu dalam keadaan baik dan sehat ya. Pada kesempatan kali ini, kita akan membahas mengenai pembukuan pencatatan keuangan terutama pada bisnis atau usaha.

Melakukan pencatatan keuangan wajib hukumnya dilakukan oleh semua pelaku usaha yang memiliki bisnis entah itu yang masih berskala kecil sampai yang besar. Pencatatan keuangan sangatlah vital dan penting dilakukan karena dari situlah kita bisa menentukan anggaran, mengetahui pemasukan-pengeluaran, dan mengetahui kondisi keuangan bisnis. Karena manfaatnya yang penting dan besar untuk usaha, pembukuan harus selalu diperhatikan dan dihindarkan dari kesalahan.

Nah Berikut ini adalah kesalahan pembukuan yang sering terjadi dan harus dihindari mulai dari sekarang.

1. Tidak paham Akuntansi

Pembukuan keuangan harus ditangani oleh mereka yang sudah ahli akuntansi dan sudah memahami dengan sungguh-sungguh tentang akuntansi, sehingga kamu bisa mengambil keputusan secara tepat yang nantinya mampu memberikan efek positif untuk perusahaan. Pengelolaan keuangan sangat erat hubungannya dengan bidang akuntansi. Untuk itu, paling tidak kamu harus tahu atau belajar tentang prinsip dasar akuntansi, karena akuntansi itu tidak hanya sekadar debit dan kredit saja.

pembukuan

2. Kesalahan Dalam Menentukan Harga Pokok Penjualan

Dalam menentukan harga pokok penjualan dalam perusahaan harus memperhatikan tiga hal yakni persediaan, pembelian bersih dan retur. Mungkin saja anda lupa untuk memasukkan biaya angkut dan retur untuk menghitung harga pokok penjualan tersebut. Akhirnya harga pokok penjualan yang ditampilkan tidak akurat lagi.

3. Tidak Melakukan Rekonsiliasi Secara Rutin

Proses rekonsiliasi adalah menyesuaikan atau menyamakan pembukuan dengan buku bank. Saat rekonsiliasi kita mencocokkan transaksi bank dengan yang ada di pembukuan lalu melihat apakah ada transaksi yang beda atau tidak di antara keduanya. Tujuan dilakukannya rekonsiliasi adalah agar pembukuan selalu up to date jadi Anda bisa tahu situasi keuangan bisnis saat itu. Disarankan untuk melakukan rekonsiliasi ini sebulan sekali.

4. Tidak Memantau Laporan Keuangan Secara Rutin

Memantau laporan keuangan sangat penting bagi pengusaha untuk mengetahui kondisi keuangan usahanya. Laporan keuangan tidak hanya sebagai alat penguji, tetapi juga jadi dasar untuk menentukan dan menilai posisi keuangan usaha.Memantau laporan keuangan juga bisa meminimalisir kesalahan pencatatan akuntansi.

5. Tidak Menyimpan Bukti Pembayaran

Kebiasaan membuang kwitansi atau nota dari barang yang baru dibeli adalah hal yang bisa dimaklumi jika berkaitan dengan personal, tetapi untuk bisnis jangan sekali-kali membuang bukti pembayaran atas sesuatu yang dibeli untuk usaha. Simpanlah secara rapi bukti-bukti pembayaran yang terkait usaha.

6. Menggabungkan Keuangan Pribadi dan Perusahaan

Agar keuangan bisnis dan pribadi tidak tercampur buatlah rekening yang berbeda Karena dengan memisahkan rekening, selain tidak merugikan perusahaan, pastinya akan memudahkan pembuatan pembukuan keuangan perusahaan dan proses audit nantinya.

7. Tidak Memiliki Rencana Keuangan yang Baik

Memiliki rencana keuangan yang baik akan membantu Anda dalam membuat anggaran dan memastikan uang yang ada digunakan sepenuhnya untuk kepentingan bisnis. Mengelola keuangan bisnis, rencana keuangan sebaiknya tidak hanya fokus pada operasional bisnis, namun juga harus memikirkan pengembangan bisnis, juga memastikan bisnis tetap berjalan dengan baik.

8. Kesalahan Penulisan Desimal

Kesalahan lain dalam laporan keuangan perusahaan adalah keliru dalam menulis desimal. Mungkin maksud kamu ingin mencatat pengeluaran Rp. 1.000.000 namun ditulis menjadi Rp. 10.000.000. kesalahan ini bisa berakibat fatal pada nominal dalam laporan keuangan tak sesuai dengan kenyataan yang ada. Informasi yang ditampilkan dalam laporan tersebut menjadi tidak akurat dan tidak sehat.

Jangan lupa follow terus akun kami agar kamu bisa mendapat update informasi tips menarik lainnya 

mood kerja
Sinergi | mood bekerja | mood kerja | aktivitas kerja | pekerjaan | bisnis

Halo Sahabat Sinergi, bagaimana kabar kamu hari ini? Semoga selalu dalam keadaan sehat dan semangat selalu ya.

Sahabat Sinergi, aktivitas bekerja merupakan aktivitas yang dilakukan sebagian besar pegawai di lingkungan kantor atau instansi tempat bekerja dengan jangka operasional yang cukup lama. Aktivitas dalam bekerja biasanya dilakukan dalam 8 jam sehari selama hari kerja. Oleh karena itu, bekerja perlu disertai dengan suasana yang kondusif dan juga mood kerja yang baik agar tidak jenuh atau melelahkan.

Simak informasi tips berikut ini agar kita dapat membangun mood kerja yang baik dan semangat dalam lingkungan pekerjaan :

  1. Mendengarkan musik

Musik seperti mengalirkan sebuah energy bagi yang mendengarnya. Memperdengarkan karyawan kita dengan musik terbukti bisa membangkitkan mood bahkan meningkatkan produktivitas

Dengan mendengarkan musik selain kamu akan menjadi lebih rileks, mendengarkan musik juga dapat mengurangi tingkat stres kamu. Penelitian mengatakan mengenai pengaruh musik pada pekerjaan, ditemukan bahwa orang yang mendengarkan musik mampu memenuhi tugasnya lebih cepat dan memiliki ide-ide lebih baik. Salah satu penyebabnya adalah karena musik bisa meningkatkan mood.

Apabila kamu sedang penat dengan pekerjaan, ambillah waktu sejenak, lalu dengarkan musik favorit kamu. Dengarkanlah selama 15 menit sampai 30 menit untuk meningkatkan konsentrasi kamu.

  1. Menata Lingkungan Kerja yang Nyaman dan Menyenangkan

Kondisi tempat kerja yang tidak nyaman seperti tempat kerja yang berantakan, panas, dan bau akan menjadi salah satu pemicu tingkat stres yang tinggi di tempat kerja. Aturlah tempat kerja kamu agar kamu merasa betah dan nyaman berada di tempat kerja.

  1. Melakukan Olahraga Kecil

Melakukan perenggangan tubuh atau stretching saat bekerja dapat membantu kamu melancarkan peredaran darah  keseluruh bagian tubuh dan juga otak. Lakukan sedikit olahraga jika tubuh dan pikiran Anda lelah dan jenuh dengan pekerjaan. Hal ini tidak hanya dapat membuat Anda lebih rileks namun juga membuat menurunkan tingkat stress Anda akan pekerjaan

  1. Menyediakan ruangan santai atau hiburan

Menyediakan sebuah ruangan atau tempat khusus dimana karyawan bisa bersantai atau menikmati hiburan, dapat memberi mood kerja baik dan memberi ketenangan dari penatnya pekerjaan.

  1. Memanfaatkan waktu istirahat secara efektif

Istirahat di tengah-tengah waktu bekerja merupakan waktu penting yang wajib digunakan untuk menenangkan diri atau mengurangi stress dalam bekerja. Kamu bisa memanfaatkan waktu istirahat bersama rekan kerja, atau melakukan kegiatan sendiri seperti makan, mengunjungi tempat belanja sejenak, ataupun mengobrol santai dengan rekan. 

  1. Apresiasi dan penghargaan atas suatu pencapaian

Rutinitas pekerjaan yang tanpa apresiasi dapat menciptakan kebosanan dan kejenuhan bagi pegawai. Kamu bersama rekan kerja dapat membuat apresiasi atau penghargaan bahkan hadiah kecil untuk rekan yang melakukan suatu pencapaian target kerja yang baik.

  1. Lakukan kegiatan seni atau kegiatan bersama

Kegiatan seni dapat menjadi kegiatan yang menyenangkan dan menarik untuk dilakukan di lingkungan kerja atau kantor. Buatlah sebuah karya seni atau melakukan kegiatan seni bersama teman kantor. Berbagai kegiatan itu Antara lain seperti membuat desain seni, menyanyi, bermain musik, hingga yang melukis seni bersama rekan kerja.

Jangan lupa follow terus akun kami agar kamu bisa mendapat update informasi tips menarik lainnya 

usaha kuliner
Sinergi | Usaha
Kuliner | Makanan Minuman | Tips Usaha } Tips Bisnis 

Hai Sahabat Sinergi, Apakah bisnis yang kamu miliki termasuk bisnis kuliner? Atau kamu sedang ingin memulai membuka bisnis kuliner? 

Jika kamu sedang ingin memulai bisnis makanan atau kuliner, beberapa hal berikut ini dapat kamu perhatikan agar bisnis kamu berhasil dan efektif :

1. Modal Awal Usaha

Modal usaha tidak dipungkiri merupakan hal yang wajib diperhatikan terutama saat memulai usaha termasuk usaha kuliner.

Jika kamu tidak mempunyai modal yang cukup, ada banyak cara untuk menutupi kekurangan modal, misalnya mencari rekanan yang bisa diajak kerja sama, meminjam ke koperasi atau bank melalui penyaluran kredit usaha rakyat (KUR) untuk pelaku UKM.

2. Lokasi Usaha

Menentukan lokasi usaha yang strategis, banyak dikunjungi atau dilewati banyak orang adalah wajib dilakukan. Saat menentukan lokasi usaha kamu juga harus memperhitungkan modal yang akan dikeluarkan. 

3. Menu dan Promosi Usaha

Sebelum memulai usaha, sebaiknya kamu melakukan penelitian terlebih dahulu tentang menu yang beredar di pasar. Kemudian, pilihlah menu yang belum banyak dijual agar mengurangi tingkat persaingan. Namun, pilihan menu tersebut harus disesuaikan dengan target pasar atau konsumen. 

Promosi dari mulut ke mulut hingga saat ini tetap menjadi andalan promosi usaha kamu ke banyak orang. Ini berhasil jika kamu bisa memuaskan konsumen dan nantinya mereka pun bisa menjadi pelanggan setia.

Selain itu saat ini juga sudah banyak media promosi lain yang juga efektif, contohnya media sosial.

4. Sumber Daya Manusia (SDM)

Sumber Daya Manusia yang dimaksudkan disini tentunya karyawan atau seluruh orang yang menjalankan operasional usaha.

Idealnya, karyawan terbagi ke dalam kelompok tukang masak, pelayan, dan kasir. Namun, bila usaha tergolong kecil, seorang asisten yang dapat mempermudah pekerjaanmu itu saja sudah cukup.

Jangan lupa untuk memperhatikan kesejahteraan karyawan dengan memberi gaji sepadan dan tepat waktu. Hal ini untuk menjaga kestabilan keterampilan dan kesiapan karyawan.

5. Perizinan Usaha

Demi keamanan dan kenyamanan usaha, pastikan kamu sudah mengurus surat izin usaha dari instansi pemerintahan atau pihak berwenang setempat.

Jika usaha semakin berkembang dan besar, ada baiknya segera mengurus Nomor Pokok Wajib pajak (NPWP) bagi usahamu, mengurus perizinan ke Kementerian Kesehatan, bahkan kalau bisa mengurus sertifikasi halal untuk semua produk usahamu ke Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Setelah kamu memahami apa saja yang perlu kamu perhatikan saat memulai usaha kuliner, maka kamu dapat memilih jenis usaha kuliner apa yang akan kamu ambil.

Itulah beberapa hal yang wajib kamu perhatikan ya Sahabat Sinergi agar usaha kamu tetap efektif dan sehat. 

Jangan lupa follow terus akun kami agar kamu bisa mendapat update informasi tips menarik lainnya