Manfaat Madu

Manfaat Madu

Madu sudah dikenal sejak lama, bahkan madu tercatat sebagai salah satu makanan tertua di dunia. Madu juga banyak dipuji karena memiliki masa simpan yang sangat panjang, bahkan terbilang makanan abadi yang tak bisa basi.

Lebah madu diketahui sudah ada sejak 158 juta tahun lalu. Catatan sejarah juga banyak membahas seputar lebah dan madu. Lebah dan madu bahkan terukir di dinding-dinding piramida Mesir Kuno, bahkan dalam kitab suci di beberapa agama juga turut disebutkan madu. Termasuk dalam sebuah lukisan Spanyol yang berusia ribuan tahun, lebah dan madu seolah sudah populer sejak dahulu.

Untuk menghasilkan satu sendok teh madu, ribuan lebah setidaknya harus menyadap sari bunga sebanyak 5.000 kali. Lebah madu akan mengambil nektar dari buah atau bunga dan menyimpannya dalam perut. Nektar ini yang kemudian dikumpulkan dalam celah-celah lubang sarangnya.

Pada awalnya madu digunakan sebagai obat dan campuran untuk anggur dan minuman beralkohol lainnya, di Mesir madu digunakan sebagai balsam untuk mumi sedangkan di India Kuno, hasil alam ini digunakan untuk mengawetkan buah-buahan dan sebagai bahan pembuatan kue serta makanan lainnya.

Penelitian tentang manfaat madu sudah banyak dilakukan. Hingga saat ini ada banyak manfaat madu yang telah diketahui. Berikut ini adalah 10 manfaat madu yang harus diketahui.

Manfaat Madu

1. Energy booster

Madu merupakan cairan bertekstur kental dengan rasa manis yang diproduksi oleh lebah. Dalam satu sendok makan madu mengandung 64 kalori dan 17 gram gula termasuk fruktosa, glukosa, maltosa, dan sukrosa. Kandungan tersebut membuat madu menjadi sumber energi yang baik. Glukosa dalam madu dapat diserap oleh tubuh dengan cepat dan memberikan dorongan energi langsung. Sementara itu, fruktosa memberikan energi berkelanjutan karena diserap lebih lambat. Madu juga berperan menjaga kadar gula darah cukup konstan dibandingkan dengan jenis gula lainnya.

2. Membuat tidur makin nyenyak

Jika Anda sulit tidur, tak ada salahnya mengonsumsi madu. Melansir dari NDTV Food, madu dapat melepaskan serotonin. Oleh tubuh, serotonin akan diubah menjadi melatonin, senyawa kimia yang mengatur kualitas tidur. Anda bisa menambahkan satu sendok teh madu ke dalam segelas susu hangat atau secangkir teh.

3. Mengobati batuk

Sebuah studi tahun 2012 yang terbit dalam Journal Pediatrics menemukan bahwa konsumsi dua sendok teh madu bisa membantu menyembuhkan batuk yang membandel. Hal ini diketahui karena sifat anti-mikroba dalam madu yang bisa membunuh bakteri tertentu. Penelitian lain yang melibatkan 139 anak menemukan bahwa madu dapat meredakan batuk di malam hari dan meningkatkan kualitas tidur dibanding obat batuk anak.

Merangkum dari CNN, penelitian lain di Italia dan Israel juga menunjukkan hasil serupa meski menggunakan jenis madu yang berbeda. Meski begitu, madu tidak boleh diberikan pada anak berusia di bawah satu tahun. Ini karena sistem pencernaan bayi tidak dapat mengatasi kontaminasi dalam madu.

Manfaat Madu

4. Membantu penyembuhan luka dan luka bakar

Pengobatan madu topikal untuk menyembuhkan luka dan luka bakar telah dilakukan sejak zaman Mesir Kuno. Hal ini juga didukung dengan 26 penelitian yang menunjukkan hasil serupa.
Dalam sebuah tinjauan terhadap 26 penelitian tersebut ditemukan, madu paling efektif untuk menyembuhkan luka bakar dan luka parsial yang terinfeksi setelah operasi.

Satu studi melaporkan tingkat keberhasilan 43,3 % dengan madu sebagai perawatan luka. Dalam penelitian lain, madu topikal menyembuhkan 97 % pasien dengan luka diabetik. Para peneliti percaya, khasiat penyembuhan madu berasal dari sifat antibakteri dan anti-inflamasi serta kemampuannya untuk memelihara jaringan di sekitarnya.

6. Menurunkan kadar trigliserida

Trigliserida adalah salah satu jenis lemak yang ditemukan dalam darah. Peningkatan jenis lemak ini merupakan salah satu faktor risiko penyakit jantung. Uniknya, banyak penelitian yang telah mengaitkan konsumsi madu secara berkala dengan kadar trigliserida yang lebih rendah.

Manfaat Madu

5. Menurunkan tekanan darah

Melansir dari Healthline, madu mengandung senyawa antioksidan yang telah dikaitkan dengan penurunan tekanan darah. Penelitian yang dilakukan pada tikus dan manusia menunjukkan sedikit penurunan tekanan darah dengan mengonsumsi madu.

7. Menjaga kadar kolesterol

Beberapa penelitian menunjukkan adanya kaitan antara konsumsi madu dengan kadar kolesterol. Madu diketahui dapat mengurangi kolesterol jahat (LDL) sambil secara signifikan meningkatkan kolesterol baik (HDL).

Sebuah studi yang dilakukan pada 55 pasien membandingkan madu dengan gula pasir. Hasilnya, madu menyebabkan penurunan LDL 5,8 % dan peningkatan kolesterol HDL 3,3 %. Tak hanya itu, konsumsi madu juga menyebabkan penurunan berat badan sederhana 1,3%.

Manfaat Madu

8. Baik untuk jantung

Tiga manfaat sebelumnya kerap membuat madu dikaitkan dengan kesehatan jantung yang lebih baik. Kandungan fenol dan senyawa antioksidan lain juga dikaitkan dengan pengurangan risiko penyakit jantung. Madu diketahui dapat membantu pembesaran arteri di jantung sehingga meningkatkan aliran darah ke jantung. Di samping itu, madu juga dapat mencegah pembentukan gumpalan darah yang bisa menyebabkan serangan jantung dan stroke.

9. Mengontrol berat badan

Sebuah studi yang terbit dalam Journal of American College of Nutrition pada 2010 menemukan bahwa madu dapat membantu mengendalikan nafsu makan. Konsumsi madu sebelum tidur membuat tubuh membakar lebih banyak lemak selama jam-jam awal tidur.

10. Menghilangkan ketombe

Sebuah studi yang dipublikasikan pada European Journal of Medical Research tahun 2001 menemukan madu bisa membantu menghilangkan ketombe. Studi ini menggunakan madu yang diencerkan dengan air hangat ke area yang bermasalah dan mendiamkannya selama tiga jam sebelum dibilas. Hasilnya, para responden melaporkan berkurangnya rasa gatal dan kerak ketombe dalam waktu satu minggu. Tak hanya itu, kerak di kulit kepala sembuh dalam dua minggu dan pasien bahkan menunjukkan pengurangan rambut rontok.

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *