Jangan Abaikan 5 Langkah Berikut Agar Tercipta Budaya positif di Organisasimu!

Sinergi | organisasi | menciptakan budaya positif | budaya positif organisasi 

Sahabat Sinergi, Nilai-nilai budaya yang ada pada perusahaan merupakan salah satu indikator apakah perusahaan tersebut apakah dalam keadaan yang sehat. Bagi suatu perusahaan, keberadaan nilai-nilai dalam perusahaan sangatlah penting. Namun, dalam proses menjalankan dan menanamkan nilai-nilai perusahaan tersebut kepada seluruh karyawan di perusahaan tidaklah mudah. Sebuah nilai harus menjadi budaya sebuah perusahaan dalam mencapai tujuan perusahaan.

Lalu bagaimana langkah tepat dan efektif untuk menciptakan nilai positif dalam organisasi? Berikut informasi tips lengkapnya:

  1. Membangun Komunikasi yang Baik 

Faktor komunikasi merupakan hal yang sangat penting diperhatikan dan juga ditingkatkan dalam suatu organisasi.

Dengan menerapkan komunikasi yang baik akan dapat mendorong interaksi yang lebih intensif, antara karyawan dengan pimpinannya. Mereka dapat melakukan hubungan secara timbal balik dan menyampaikan keluhan ataupun aspirasinya secara cepat, secepat mereka juga mendapatkan penjelasan ataupun solusi dari pimpinan ketika menghadapi permasalahan. Ini tentunya akan menumbuhkan rasa saling menghormati dalam sebuah budaya kerja yang positif.

Pertimbangkan untuk menggunakan sistem ERP yang dapat memusatkan seluruh informasi dan memungkinkan setiap orang untuk mengaksesnya dari satu sumber.

  1. Selalu terapkan toleransi dalam organisasi 

Perbedaan dalam organisasi adalah suatu hal yang wajar. Perbedaan antara rekan kerja dapat berupa perbedaan kepercayaan, budaya, sudut pandang, preferensi, dan lainnya. Sering kali, perbedaan-perbedaan ini berujung pada pertikaian. Untuk menghindari hal ini, diperlukan adanya penanaman toleransi dari Anda sebagai pemimpin.

Kamu dapat menerapkan toleransi ke dalam daftar peraturan perusahaan. Tekankan kepada setiap orang di kantor bahwa perusahaan Anda menghargai perbedaan dan tidak mendiskriminasi siapa pun yang dianggap berbeda dari kebanyakan orang.

  1. Memberikan penilaian karyawan Secara Objektif 

Tinjauan kinerja, evaluasi kinerja, atau penilaian pegawai wajib dilakukan secara objektif dan bukan berdasarkan subjektif atau penilaian bias. Penilaian itu dimaksudkan agar karyawan tetap fokus pada pekerjaannya dan merasa harus bertanggung jawab dengan hasil akhirnya.

Jangan memberikan penilaian hanya karena kita tidak suka kepada bawahan maka dengan benci hati kita akan memberi nilai nya berupa C atau penilaian tidak baik.

  1. Terbuka dengan perubahan 

Ketika kebutuhan dari suatu bisnis berubah, kamu mungkin akan melihat nilai-nilai baru yang dapat melayani kamu dengan lebih baik.

Keterbukaan komunikasi dan informasi dapat memberi manfaat perusahaan untuk mencari solusi internal dan inovasi teknik pekerjaan baru yang bisa diterapkan. 

  1. Wujudkan Kesetaraan di Tempat Kerja 

Kesetaraan yang dimaksud di sini tentu bukan soal upah karyawan, melainkan perlakuan terhadap mereka. Upah karyawan tentu saja berbeda, karena tanggung jawab dan hasil yang dicapai setiap karyawan pasti berbeda. Akan tetapi, tidak peduli posisi, gender, atau tanggung jawab mereka, mereka berhak untuk mendapat perlakuan yang adil dari pimpinan atau pemilik usaha.

Demikian tips dan strategi agar kita semua dapat menciptakan nilai positif dalam organisasi. Nilai positif yang terus diterapkan turut serta memberi manfaat akan lebih berkembangnya suatu usaha kita.

Tetap follow akun kami agar kamu mendapatkan informasi dan tips menarik lainnya.

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on email
Share on whatsapp
Mei 2021
SSRKJSM
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31